Tampilkan postingan dengan label Sodamistery. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sodamistery. Tampilkan semua postingan

Fenomena Invisible Man

Up 1 komentar
Spontaneous Human Invisibility atau yang kadang disebut Spontaneous Human Involuntary Invisibility adalah Fenomena yang membuat seseorang tidak terlihat dalam beberapa waktu. Fenomena ini sudah banyak terjadi di berbagai belahan dunia terutama Amerika.Sampai sekarang sudah banyak sekali kasus yang ditimbulkan oleh fenomena mengerikan ini.

Inilah Kasus itu:
Jean, yang tinggal di Tucson Arizona pernah mengalami peristiwa ini beberapa kali, salah satunya di perpustakaan saaat dia sedang memeriksa buku, demikian di toko baju, restoran dan lain-lain.

Cerita dari Peter, orang yang berumur 37 tahun dan tinggal di Gloucestershire, Inggris. Yang sedang berpesta pada tahun 1987.Ceritanya dia sedang menaiki tangga untuk menggunakan kamar mandi dan di ikuti seorang Wanita yang ingin menggunakan kamar mandi juga. Wanita itu membiarkan Peter untuk menggunakan kamar mandi duluan dan dia menunggu di depan pintu untuk gilirannya.

Lalu, Peter yang telah selesai menggunakan kamar mandi, membuka pintu, keluar, dan menutup pintu di belakangnya. setelah itu dia menghampiri teman temannya dan mulai berbicara pada mereka tapi mereka semua mengabaikannya, Peter menganggap mereka bercanda. Lalu dia bejalan menuju pacarnya dan meminta rokok. dia juga, betingkah seakan-akan perempuan itu tidak melihat atau mendengarnya. Dia kembali ke kamar mandi dan melihat wanita yang tadi menunggunya keluar dari kamar mandi. Wanita itu terkejut melihat peter yang dia kira masih di kamar mandi.

Peter lalu kembali ke pesta bersama temannya, dan semuanya normal. Ketika dia bertanya pada teman dan pacarnya mereka bilang mereka tidak melihat ataupun mendengar Peter. Wanita tadi juga tidak tahu peter sudah keluar dan turun.

Kasus lain juga ada. Kali ini menimpa Wanita bernama Melanie, di Ventura, California. Mengalami pengalaman aneh saat dia duduk di sofa. Saat itu dia sedang menatap ke dinding dan saat itu juga dia menghilang!

Suaminya sudah keliling rumah mencarinya. Suaminya juga berdiri di depannya, hanya beberapa kaki. Setelah 10 menit, dia mulai terlihat lagi. Suaminya marah karena suaminya kira dia bersembunyi darinya.

Ada lagi yang lain dari Jannise yang tinggal di Minneapolis,Minnesota. yang memiliki beberapa pengalaman menghilang beberapa kali dalam hidupnya. Saat remaja, dia bergabung dengan sekelompok teman-temannya yang memutuskan untuk mencuri dari Departement store dan tidak tertangkap. Tetapi semuanya tertangkap termasuk Jannise.

Semuanya dibawa ke Kantor Polisi dan di tanyakan satu persatu kecuali Jannise yang tidak ditanya oleh polisi. Biarpun dia berdiri disana tetai tidak seorang pun memperhatikannya.

Dia lalu keluar dari kantor polisi tanpa ada yang menanyakan ataupun menghentikannya.

Saat dia bertanya pada teman-temannya, mereka bilang bahwa mereka tidak tahu Jannise dibawa ke kantor polisi, Mereka kira dia masih berada di departement store.

Sampai saat itu tak ada yang melihatnya sampai dia keluar dari kantor polisi.

Masa Lalu

Kemampuan Manusia untuk jadi tidak terlihat sudah di ketahui Bertahun-tahun lalu. Dukun Indo-Eropa dan Pre-Aryan memiliki keyakinan tentang ini.

Zaman dulu mereka bisa mengendalikan "Penghilangan Tubuh" mereka.

Yang Berikutnya adalah Rosicrucianism, yang dimulai di eropa pada abad 15an.

Ordo Rosicrucian, AMORC, dikenal secara internasional disebabkan tradisinya dan sebutan aslinya, Ancient Mystical Order Rosae Crucis (Ordo Kebatinan Purba Salib Mawar), yang disingkat "AMORC."

Pergerakan Rosicrucian, berakar dari tradisi misteri, filosofi, dan dongeng dari Mesir kuno (kira-kira 1500 SM). Di zaman dahulu kata "misteri" yang disebut suatu pengetahuan khusus (gnosis), suatu kebijaksanaan rahasia.

Beribu-ribu tahun yang lalu di Mesir Kuno dipilih sekolah atau badan yang dibentuk untuk menyelidiki misteri hidup dan belajar rahasia kebijaksanaan tersembunyi ini.

Hanya para siswa yang tekun, yang menunjukkan keinginan besar terhadap pengetahuan dan memenuhi test tertentu saja yang pantas dipertimbangkan untuk dilantik ke dalam misteri ini.

Hubungan Dengan Rosicrucian

Dengan beberapa tulisan dari mereka, ada yang membahas tentang "penghilangan".Seseorang dari persaudaraan Roscrucian ini pernah menulis tentang "Bagaimana cara membuat manusia menghilang".
H.Spencer Lewis, Pediri AMORC di San Jose,California mengatakan kita bisa menghilang dengan menggunakan "Awan". Dia mengatakan Awan atau kabut bisa dipanggil untuk menutupi tubuh dan menghalangi penglihatan orang lain terhadapnya.

Berdasarkan Lewis, Ajaran itu masih diajarkan hingga sekarang.

Tulisan itu menyatakan "Awan" ini masih merupakan rahasia Rosicrucian.

John Macky, yang merupakan mantan pemimpin para mason (Dulu Mason dipercaya merupakan cabang dari Rosicrucian) Mengajarkan cara bagaimana membuat tubuhnya hilang.

Cabang lain dari persaudaraan Rosicrucian, The Hermetic Order Of The Golden Dawn, Mennggalkan manuskrip yang menjelaskan tentang ritual untuk menjadi tidak terlihat. Manuskrip ini mengatakan tentang menutupi diri dengan "Jubah" yang mirip dengan "Awan"

Apakah "Awan" ini?  

Rosicrucian mengatakan bentuk pertama untuk Manifestasi Material adalah Elektron. Ada laporan bahwa jika terbentuk suatu Awan dengan Elektron maka bisa menyerap cahaya yang harusnya dipantulkan kembali ke mata kita.






Sumber Artikel wa-cana.blogspot.com
BACA FULL»

Bunuh Diri Massal Sekte Aliran Sesat

Up 1 komentar
Sebuah aliran sesat yang menamakan dirinya Peoples Temple yang didirikan oleh Jim Jones membuah heboh pada tahun 1978 di California karena seluruh pengikutnya melakukan bunuh diri massal! Tragedi memilukan ini terjadi pada 18 November 1978 di Guyana dimana 918 korban tewas sebagian besar berasal dari California. Mereka tewas setelah meminum Sianida.
Latar belakang kejadian ini adalah pada tahun 1970an sampai 1980an kehidupan masyarakat di Amerika Serikat (AS) masih erat dengan sentimen rasial. Dimana masyarakat kulit berwarna, khususnya kulit hitam seringkali masih mengalami diskriminasi dalam mendapatkan pelayanan publik.

Hal tersebut mendorong sebagian masyarakat kulit putih untuk melakukan kampanye kesetaraan ras. Seperti yang dilakukan oleh seorang pendeta bernama Jim Jones ini yang mempersatukan golongan masyarakat bawah di gerejanya yang dia sebut Gereja Rakyat (The Peoples Church) di Indianapolis). Dan karena mendapat banyak dukungan oleh kaum kulit berwarna serta sebagian kulit putih maka pengaruh mereka meluas ke San Fransisco dan kota-kota lainnya. Hal tersebut membuat Pendeta Jones mendapat penghargaan The Martin Luther King Jr. Humanitarian Award. Pengaruh Pendeta Jones juga membangkitkan simpati dan dukungan dari berbagai pemimpin politik.

Namun karena banyaknya kritikan media massa AS terhadap aparan gerejanya, menyebabkan Jones dan pengikutnya berpindah-pindah hingga akhirnya mereka menempati suatu wilayah di sebuah negara Amerika Selatan, yaitu Guyana.

Tempat yang terasing ini oleh mereka disebut Jonestown. Bagi mereka tempat tersebut adalah surga yang sempurna. Mereka menyewa tempat tersebut dari pemerintah Guyana dan menanam pisang sebagai makanan pokok mereka.

Pada awalnya Jones amat dipuja oleh para pengikutnya, sehingga segala kebijakan dan keputusan dia tidak boleh ditentang. Dialah yang paling benar. Dan siapa yang berbeda pendapat dengannya akan disingkirkan oleh para pengawalnya.

Sampai akhirnya muncul pertanyaan dari para sanak keluarga pengikut Jones yang masih di Amerika, serta para senator yang ingin mengunjungi Jonestown tersebut. Menyadari hal tersebut akan mendatangkan bahaya , maka Jones memerintahkan para pengikutnya untuk meminum Sianida yang dia sebut sebagai jalan cepat menuju surga yang mulia. Tragedi yang sempat menjadi headline media massa terkemuka ini benar-benar sebuah tragedi kemanusiaan yang memilukan.
Sumber Artikel blogging-oh-blogging
BACA FULL»

Misteri 'Penerbang' Pada Perang Dunia II Yang Jatuh Di Himalaya 70 Tahun Lalu Ditemukan

Up 1 komentar
Seorang pilot James Browne, 21, yang menghilang di atas daerah hutan pegunungan yang dikenal sebagai 'The Hump' pada tanggal 17 November 1942. Sesama pilotnya Kapten John Dean, seorang veteran Macan Terbang legendaris, dan awak Cina turun dengan dia di C-47. 

• Lebih dari 700 pesawat jatuh di Himalaya selama Perang Dunia Kedua


• Sayap sebuah pesawat C-109 massal bahan bakar transportasi muncul dari hutan lebat. Pesawat Jatuh pada 17 Juli 1945

 Petugas Browne, dari Winnetka, Chicago, tidak pernah terdengar lagi dan selama lebih dari 70 tahun keluarganya hanya tahu dia 'hilang dalam tugas. Para pilot Amerika yang terbang untuk membawa pasokan ke Cina karena tentara Jepang yang terkenal sebagai sekelompok tak kenal takut.

Selama Perang Dunia Kedua, Jepang Imperial Army telah mengepung pelabuhan Cina dan dataran timur. Satu-satunya cara bagi pasukan Sekutu untuk menerima pasokan adalah dengan upaya pilot heroik yang mempertaruhkan hidup mereka melintasi berbagai pegunungan Himalaya kasar.

Profesional petualang Clayton Kuhles, 58, telah menghabiskan $ 100.000 dari uangnya sendiri bepergian ke wilayah pegunungan untuk mencari pilot MIA

Mereka sering terbang selama 20 jam penuh di pesawat bobrok dalam angin 200mph di bawah ancaman konstan dari pesawat musuh Jepang.
Pencarian pesawat yang hilang telah dilakukan oleh 'profesional petualang' Clayton Kuhles, dari Arizona, yang telah menghabiskan $ 100.000 sehingga tujuannya untuk menemukan lokasi kecelakaan dari penerbang hilang.

 Diperkirakan bahwa lebih dari 700 pesawat tersebar di 'The Hump ". Mr. Kuhles, 58, perjalanan setiap tahun untuk wilayah yang membentang dari timur laut India, lebih dari Burma dan ke barat Cina.

• Para pilot Amerika terbang di atas hutan gunung berbahaya untuk membawa pasokan ke pasukan Sekutu di Cina


• The Chute Zoot, dengan khas Terbang Tiger gigi dicat, adalah salah satu pesawat yang selamat beruntung misi yang tak terhitung jumlahnya.

Explorer sejauh ini telah ditemukan 22 lokasi kecelakaan dan menyumbang 193 penerbang AS hilang - termasuk Pejabat Browne. Sepupunya, Bob Willett, sekarang 85, dijelaskan bibinya dan penderitaan paman bahwa anak mereka tidak pernah ditemukan selama perang. Bapak Willett mengatakan kepada Fox: "Mereka diharapkan dia untuk berjalan di pintu belakang suatu hari dan melanjutkan hidupnya dan menjadi anak mereka lagi."

Keluarga Pejabat James Browne dari Winnetka, Chicago, akhirnya tahu apa yang terjadi padanya setelah 70 tahun terdaftar sebagai MIA

Mr. Willett pernah berhasil mengatasi hilangnya sepupu tua ia mengidolakan dan bergabung dengan China National Aviation Corp Asosiasi - sekelompok pilot veteran yang pernah mengibarkan Hump terkenal. Dia bertemu Kuhles pada tahun 2005 dan bercerita tentang sepupunya dan apa keluarga diyakini telah terjadi. Petualang mengatakan bahwa dia bisa membantu.

Menggunakan transmisi radio terakhir dari pesawat, Bapak Kuhles berhasil menentukan Gunung Cangshan di Burma sebagai lokasi kecelakaan yang paling mungkin.

Setelah melakukan tiga perjalanan terpisah dan hanya dengan bantuan panduan 17-tahun, Kuhles akhirnya berhasil melewati dinding yang hampir tak tertembus untuk menemukan pesawat di 14.000 kaki.

Dia berkata: "Itu adalah seperti melangkah ke dalam Mesir kuno (piramida).

'Aku tahu itu pesawat yang saya cari. Akhirnya, Dean dan yang lain akan memiliki kesempatan untuk pulang. '
Kuhles menjelaskan bahwa ia tidak memiliki sarana untuk membawa pulang rongsokan pesawat udara yang dia temukan. Dia sering membawa harta rumah seperti tag anjing pilot untuk keluarga tapi bukan manusia tetap karena undang-undang yang ketat dan melarangnya. Namun untuk Mr. Willett, pengetahuan tentang tempat peristirahatan terakhir sepupunya, katanya, sudah cukup

BACA FULL»

Manusia Purba Bakal Hidup Lagi ?

Up 0 komentar
Bila klaim ilmuwan ini bisa dibuktikan, boleh jadi kita akan melihat manusia purba hidup kembali. Ilmuwan genetik George Church dari Harvard University mengklaim mampu melakukan kloning pada DNA manusia purba Neanderthal. Dengan demikian, DNA manusia purba yang dimasukkan ke dalam genetik manusia modern itu akan menghasilkan individu baru.
George Church, ahli genetika baru-baru ini mengungkap bahwa ia bisa memperkenalkan kepada dunia terkait kekerabatan erat antara manusia purba Neandherthal dengan manusia modern saat ini. George Church menjelaskan, mengkloning manusia Neandherthal bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan.

Yang menjadi kendala ialah, adakah seorang wanita modern saat ini yang siap dan bersedia bertindak sebagai ibu bagi individu kloning tersebut. Untuk melakukan kloning tersebut, George mengatakan bahwa diperlukan ekstraksi beberapa sampel DNA dari tulang fosil manusia purba Neandherthal.

Menggunakan fragmen tulang tersebut, kemudian ilmuwan dapat mengumpulkan DNA lengkap dari spesies yang telah punah tersebut. Menurut George, menciptakan embrio tidak akan menjadi tugas yang sangat rumit untuk diselesaikan.

Kendati demikian, teori yang dikemukakan George mendapatkan berbagai tanggapan dari berbagai kalangan. Newsmax Media melaporkan, George Chruch mengomentari topik kontroversial ini dengan mengatakan bahwa teknologi telah berkembang cepat dari sebelumnya.

"Pertimbangan saya melakukan ini karena melihat berkembang lebih cepat daripada sebelumnya. Jadi, sangat mungkin kloning manusia itu dapat dilakukan," kata George.

Lebih lanjut ia mengatakan, dirinya telah mengatur DNA dari tulang fosil untuk mengonstruksi DNA dari spesies yang telah punah. "Kini, saya butuh wanita yang 'berjiwa petualang'," imbuhnya.

Kendati kedengarannya mudah bagi George, namun gagasan kloning manusia Neanderthal dan meminta seorang wanita untuk menjadi ibu bagi individu "baru" bisa menyebabkan kegemparan. Terlebih, sebagian besar negara tidak mendukung dan perundang-undangan mereka tidak memungkinkan untuk dilakukannya eksperimen tersebut.

Selain itu, beberapa orang juga menyatakan bahwa percobaan tersebut akan bersinggungan langsung dengan keprihatinan terhadap etika dan hukum. Konon, neo-Neanderthals yang apabila lahir pun tidak akan cukup kuat untuk hidup di era modern saat ini. Neo-Neanderthals ini kabarnya memiliki kekurangan pada kekebalan terhadap penyakit modern.

Sumber:
okezone
BACA FULL»

Suku Aborigin Adalah Keturunan India ?

Up 0 komentar
Sebuah hipotesa baru-baru ini dilontarkan para peneliti, bahwa suku asli Australia Aborigin berasal dari Asia, tepatnya India. Studi genetik ini ditulis dalam laporan Akademi Nasional Ilmu Pengetahuan, dan menyebutkan bahkan dingo - anjing liar Australia - juga dibawa oleh pendatang dari India. Alasannya karena catatan fosil memperkirakan anjing liar itu tiba di Australia dalam waktu yang hampir bersamaan.
Studi ini menunjukkan bahwa DNA dari suku asli Australia Aborigin mengungkapkan adanya perpindahan orang dari India sekitar 4000 tahun yang lalu. Peneliti juga memperkirakan imigran dari India kemungkinan membawa peralatan batu yang disebut microliths ke kediaman mereka yang baru.

Padahal sebelumnya banyak ahli yakin benua Australia terisolasi cukup lama, seperti dijelaskan Prof. Mark Stoneking, dari Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology di Leipzig, Jerman berikut ini, "Untuk waktu yang lama, telah muncul dugaan mengenai kolonialisasi awal, Australia terisolasi seperti tak adanya bukti yang cukup atau kontak dengan dunia luar."

Dalam melakukan studi mengenai asal usul populasi Australia, tim membandingkan materi genetik dari suku asli Aborigin Australia dengan orang-orang dari Papua Nugini, Asia Tenggara dan India. Dengan mengamati lokasi yang spesifik, yang disebut pembuat genetik, dalam rangkaian DNA, para peneliti dapat melacak gen untuk mengetahui siapa yang paling dekat hubungannya. Mereka menemukan asosiasi genetik nenek moyang antara Papua Nugini dan Australia, yang diperkirakan sekitar 35.000 sampai 45.000 tahun lalu. Pada saat itu, Australia dan Papua Nugini merupakan pulau yang menyatu, disebut sahul, dan berkaitan dengan periode ketika manusia pertama tiba.
Tetapi para peneliti juga menemukan gen dengan jumlah yang cukup banyak antara India dan Australia. Prof Stoneking mengatakan :"Kami mendapatkan sinyal yang jelas dengan melihat sejumlah gen penilai dari seluruh genetika bahwa adanya kaitan antara India dan Australia antara periode 4.000 sampai 5.000 tahun yang lalu." Dia mengatakan bahwa data genetik tidak dapat menemukan rute India dapat mencapai benua itu, tetapi itu merupakan bukti bahwa Australia bukanlah tidak terhubung seperti asumsi sebelumnya.

"Hasil kami menunjukan bahwa adanya orang yang memberikan sebuah kontribusi genetis kepada orang Australia dari India," jelas Prof Stoneking.
sumber artikel
BACA FULL»

Moguicheng, Kota Iblis di Cina

Up 0 komentar
Di Cina, terdapat sebuah kota bernama Xinjian. Di kota ini, ada daerah terbengkalai yang disebut “Moguicheng” atau kota iblis (Devils’ Town). Disana ada beberapa istana / kastil kuno yang misterius.
Orang – orang setempat menyebutnya Moguicheng yang artinya kota Iblis. Moguicheng, yang merupakan padang pasir terletak di provinsi Xinjian Cina. Daerah ini merupakan daerah yang terbengkalai, tak ada satupun orang yang tinggal disini.

Disebut kota iblis karena kota ini menyimpan misteri. Jika kita berjalan pada hari yang cerah kearah kastil – kastil ditemani tiupan angin sepoi, maka kita akan mendengar alunan melodi yang menyerupai dentingan bel ataupun dawai – dawai gitar yang dipetik dengan lembut.

Namun ketika badai datang, pasir yang beterbangan membuat langit seketika menjadi gelap. Alunan melodi itu akan berubah menjadi suara auman harimau, jerit tangis bayi, suara hewan yang sedang disembelih, jeritan wanita sekarat dan pada akhirnya semua akan berubah menjadi suara teriakan, tangis, dan kemarahan. Sampai saat ini, fenomena ini tetap jadi misteri.

Tidak ada yang menguak misteri apa sebenarnya yang menyebabkan terdengarnya suara yang demikian. Mitos yang mengatakan bahwa mereka adalah suara dari hantu,

sumber
BACA FULL»

5 Misteri di Dunia yang Tidak Bisa di Jelaskan Dengan Logika

Up 0 komentar
Misteri merupakan sesuatu yang bersifat fiktif yang membuat orang merasa ingin tahu . Misteri biasanya dikaitkan dengan kejadian-kejadian horor, supernatural dan legaenda yang membuat orang bertanya –tanya akan kebenaran yang tersimpan dalam cerita tersebut.Namun Ada banyak kejadian aneh dan misterius yang tak dapat dijelaskan dengan akal sehat(logika). Secara ilmiah sulit diurai, mungkin hanya lewat supranatura. Tapi kejadian-kejadian ini sungguh terjadi namun sampai sekarang masih menjadi misteri yang tidak terpecahkan dengan logika manusia, Berikut ini rangkuman hal tersebut dalam 5 Misteri Dunia Yang Tidak Bisa Dijelaskan Dengan Logika :

1.MISTERI MANUSIA KADAL DARI SCAPE OR SWAMP
Kasus ini terjadi di kawasan berawa di daerah Lee Country, Carolina Selatan. Makhluk aneh yang digambarkan memiliki tinggi 7 kaki atau lebih dari 2 meter, berbadan tegap dengan kulit yang bersisik berwarna hijau muncul di sana. Matanya menyeramkan sebesar jeruk glowing. Makhluk itu memiliki tiga jari pada tangan dan kakinya. Orang menyebutnya makhluk kadal dari rawa.

Laporan pertama tentang keberadaan mahluk itu disampaikan oleh Christopher Davis, 17 tahun, penduduk setempat. Ia mengatakan, makhluk yang ditemui saat berkendara melewati perbatasan Scape Ore Swamp. Kebetulan saat itu mobilnya mengalami masalah sehingga ia terpaksa berhenti untuk ganti ban. Ketika ia selesai ganti ban, dia mendengar suara berisik di belakangnya. Saat berpaling, betapa terkejutnya dia melihat mahluk aneh tampak berjalan menuju dirinya. Davis mengaku, makhluk itu mencoba menyerang mobilnya, dengan melompat di atas atap mobil. David berusaha kabur . Sampai di rumah, di lihatnya kaca spion mobinya telah hancur, kerusakan juga pada atap mobil.

Beberapa bulan yang sama, muncul laporan hampir senada dengan kasus David. Dilaporkan, mahluk itu mirip kadal raksasa berada di dekat rawa. Sebagian besar laporkan mengatakan kejadiannya sekitar 3 mil atau 5 km dari Bishopville atau di sekitar dari rawa-rawa. Dua bulan kejadian, beberapa polisi melakukan penyelidikan dan ditemukan jejak kaki berukuran 14 inc panjangnya. Lalu polisi mengirim laporan itu ke FBI untuk ditelusuri lebih lanjut. Namun analisa menemui jalan buntu, hingga sekarang tak jelas, makhluk apakah yang berperawakan mirip kadal itu.

2. MISTERI WANITA PENYEBAR GAS
The Mad Gasser dari Mattoon adalah nama yang diberikan kepada orang berada di balik serangkaian serangan gas yang terjadi di Botetourt County, Virginia, pada awal tahun 1930an, dan di Mattoon, Illinois, pada pertengahan tahun 1940-an.Kejadian pertama terjadi di rumah Cal Huffman, di Haymakertown, Botetourt County, di mana terdapat tiga serangan dilaporkan selama satu malam.

Sekitar jam 10:00 pada 22 Desember 1933, Ibu Huffman melaporkan bau bau yang tidak biasa, dan dengan mengatasi rasa mual. Bau yang mual dan kembali lagi sekitar 10:30, Cal Huffman kemudian menghubungi polisi. Ketiga serangan terjadi sekitar 1:00, saat itu serangan gas memenuhi seluruh rumah. Delapan anggota keluarga Huffman menjadi korban bersama dengan Ashby Henderson,seorang tamu tinggal di rumah.

Berikutnya yang tercatat di Cloverdale insiden terjadi pada 24 Desember. Clarence Hall, istrinya, dan dua anak-anak mereka baru pulang dari gereja 9:00 Mereka pun lemas. Polisi menyelidiki kasus ini, menemukan paku yang diambil dari belakang jendela, di mana bau gas sangat keras. Diduga, lubang itu digunakan untuk memasukkan gas ke dalam rumah itu.

Kejadian ketiga pada 27 Desember, di mana penduduk Troutville, A. Kelly dan ibunya dilaporkan memiliki gejala sama seperti kasus Huffman dan Hall. Insiden keempat dan kelima terjadi pada 10 Januari, ketika Mrs Moore, seorang tamu di rumah penduduk Haymakertown Homer Hylton melaporkan mendengar suara di luar, sebelum gas dimasukkan ke rumah mereka lewat jendela yang rusak. Kedua serangan malam yang dilaporkan dalam Troutville, di rumah Kinzie G..

Sedikitnya 10 kasus lain yang dilaporkan di Botetourt dan dalam 10 tahun kemudian, lebih dari 20 kasus baru dilaporkan di Mattoon. Salah satu saksi mengatakan, dia melihat pelaku penyebar gas ity adalah seperti seorang wanita bertubuh tinggi kurus, berpakaian seperti seorang laki-laki namun jejak kakinya milik seorang perempuan.

3. MISTERI ZANA SI MANUSIA PURBA
Kejadian aneh ini terjadi pada abad pertengahan, sekitar abad 18. Ochamchir, seorang pemburu di wilayah Georgia ketika itu masih masuk dalam salah satu provinsi di Rusia. Pemburu ini menangkap seorang perempuan liar di mana lengan, kaki dan jari ditutupi rambut tebal. Perempuan aneh ini diberi nama Zana. Karena liarnya, untuk menjinakkannya pada awalnya dia terpaksa harus dikurungan. Zana memiliki daya tahan tubuh yang tinggi lebih dari manusia biasa. Dia tahan pada cuaca dingin luar biasa, namun dia tidak tahan pada udara hangat dalam ruangan. Dia sangat suka makan buah anggur dan tanaman menjalar, selain itu juga seorang peminum berat dan bisa tidur selama bertahun-tahun dengan makanan yang dilemparkan kepadanya. Setelah ia jinak, barulah Zana dibebaskan dan diajari mengerjakan hal-hal ringan. Seperti menggiling jagung, dll.

Yang anehnya, dia bisa memiliki banyak anak dengan ayah yang berbeda-beda. Tapi kebanyakan anak-anaknya tewas karena Zana memandikan mereka di sungai dingin yang hampir beku.

Penduduk desa khawatir dengan ulah aneh Zana, dan mereka pun mengambil anak-anaknya menjauhi ibunya. Anak-anak Zana tidak seperti ibunya, mereka berkembang seperti manusia biasa dan mereka juga telah diangkat anak oleh beberapa penduduk desa. Zana meninggal di desa itu tahun 1890.Sedang anak bungsunya meninggal 1954.

Kisah ini merupakan hasil penelitian Professor Porchnev yang mewawancarai orang-orangtua di desa itu. Zana juga memiliki banyak cucu. Mereka berkulit gelap. Salah satunya adalah Shalikula, ia memiliki mulut yang kuat sehingga ia dapat mengangkat sebuah kursi dengan seorang lelaki duduk di atasnya.
Penelitian tentang Zana menghasilkan dugaan kalau wanita aneh itu merupakan bentuk evolusi manusia yang belum sepenuhnya berubah menjadi manusia modern.

4. JEJAK SETAN GENTAYANGAN DI DEVON
The Devil’s Footprints adalah nama yang diberikan untuk sebuah fenomena yang aneh terjadi di Devon, Inggris pada tanggal 8 Februari 1855. Setelah salju yg turun di malam hari, keesokannya muncul jejak-jejak di salju berukuran 1,5 inc (4 cm) dan lebar 2,5 inc (6,35 cm). Jejak-jejak itu bertebaran di seluruh desa. Bukan hanya itu jejak -jejak itu juga ada di atap bahkan di dinding bangunan yang tinggi. Penduduk desa menjadi geger dan tak mengerti fenomena apa itu. Karena tak jelas, orang pun mulai berpikir tentang makhluk aneh bahkan setan yang gentayangan di desa mereka. Itu sebabnya muncul istilah Devil’s Footprint.

5. MISTERI KEMATIAN MARRY RAZEER:
Ini kejadian luar biasa yang sampai kini tidak bisa dijelaskan oleh akal sehat. Mary Reeser, lahir pada 1881, ditemukan hampir seluruh badannya hangus dilahap api di rumahnya di Florida pada 1951. Tapi anehnya, meski seluruh tubuhnya gosong, kaki kirinya mulus tanpa cacat sedikitpun. Ini tentu sangat mustahil.

Lebih aneh lagi, sepertinya api hanya menyasar tubuh Mary Reseer saja. Karena ruangan di sekitarnya tempat dia ditemukan, sama sekali tidak terbakar.. Padahal diperkirakan suhu api begitu tinggi sama dengan kremasi mayat, dan harusnya menyambar ke seluruh ruangan bukan hanya tubuh wanita itu.

FBI telah datang untuk melakukan penyelidikan, forensic pun ikut ambil bagian dalam kasus itu, tapi tidak bisas memecahkan kenapa bisa terjadi demikian.

“Saya merasa sulit percaya hal ini. Tubuh manusia yang terbakar dengan suhu tinggi, bisa menyisakan kaki yang mulus tak terbakar sedikitpun. Apa sebenarnya yang terjadi pada malam 1 Juli 1951 itu? Ini sungguh suatu misteri. Seharusnya seluruh ruangan ini hangus terbakar. Ini adalah hal paling luar biasa yang pernah saya lihat. Rambutnya pendek dengan wajah seperti orang ketakutan amat sangat. Saya merasa seperti tinggal di abad pertengahan, di mana orang banyak bicara tentang sihir dan black magic,” ungkap Profesor Krogman dari University of Pennsylvania’s School of Medicine. Ia mengaku tak mampu menjelaskan misteri ini.

sumber
BACA FULL»

Foto Benda Asing Yang Mengorbit Bumi Yang Dirahasiakan Nasa

Up 0 komentar
Berikut ini adalah beberapa foto yang bocor dari NASA Johnson Space Center.Foto ini diambil oleh satelit NASA yang mengorbit bumi.Menurut Scott C. Waring,dia mempertaruhkan semua reputasinya bahwa foto ini adalah ASLI.

Dalam foto ini tampak sebuah pesawat asing yang mengorbit bumi.Pesawat ini bukan Stasiun ruang angkasa internasional atau satelit bumi. Seperti yang dilansir astronesia.

Berikut foto-fotonya :
BACA FULL»

Misteri Tokoh Dibalik Penemu Sendal Jepit

Up 0 komentar
Jika Alexander Graham Bell ngaku - ngaku menemukan telepon padahal dia cuman mematenkan penemuan orang, Jika Thomas Alfa Edison ngaku - ngaku yang pertama kali menemukan bola lampu, padahal dia hanya peniru (plagiat), jika ada pengumuman segempok uang ditemukan di pasar maka akan ada lebih dari 10 orang yang ngaku - ngaku (padahal itu cuman candaan). Maka nasib yang sama dengan hal di atas tidak dialami oleh SANDAL JEPIT, karena mulai dari jaman Fir'aun masih ingusan sampai zaman Bill Gate mantu, tidak ada seorangpun yang mengklaim bahwa dialah Penemu The Sandal Jepit !

Di buka, didorong dikit-dikit, dimasukin, digoyang lalu dijepit, waw…nyaman dan enak sekali rasanya……

Itulah kalau kita pakai sandal jepit. Sandal jepit memang alas kaki yang sangat murah dan tidak banyak dikomplain oleh konsumen, sampai sekarang lembaga konsumen Indonesia tidak pernah menerima keluhan tentang sandal jepit yang putus atau pun lepek, maupun hilang.

Dalam perkembangan sejarah umat manusia, sandal berbarengan dengan jaman logam. Terutama setelah diciptakannya paku, karena saat itu sering terjadi kecelakaan kacugak (kaki tertusuk paku). Sehingga diciptakan lah sandal, sebagai pelindung kaki. Namun perkembangan sandal jepit ternyata mempunyai cerita tersendiri.

Pertama-tama sandal jepit ini di temukan di daerah Cina Utara yang pada saat itu di pimpin oleh Kaisar Cing Cang Ke Ling. Penemuan sandal jepit tidak disengaja. Di mana pada saat itu, kaisar sedang berburu harimau dengan busur panahnya melihat si kaki seribu melintas di ibu jari kakinya, karena merasa jijik, si kaisar latah, sambil berkata " eh sial..gua jepit lo".
Dari sana tersebar gosip dari mulut ke mulut, bahwa kaisar itu latah. Ini akibat ulah comel dari pengawal kaisar yang melihat kelatahan kaisar dan memberikan kabar ini pada media Cek Li Cek, media cetak gosip mingguan di Cina Utara. Untuk menjaga kewibawaahn kaisar, maka

para penasehat kaisar bersidang. Dari sidang muncul keputusan, bahwa harus ada alas kaki, buat kaki kaisar agar terhindar dari serangga menjijikan, maka di buatlah alas kaki dari kayu, dengan memberikan tiang pendek pas dekat ibu jari. Hal itu sekaligus sebagai peringatan bagi para gosiper, kalau masih menggosip kaisar latah akan diinjak dan dijepit lho. Itu kisah sandal jepit dari Cina walau pun ini masih perlu dibuktikan kebenarannya.

Kalau menilik dari masa keemasan Eropa, sandal jepit ini muncul saat revolusi industri di Inggris. Sandal jepit muncul, di mana para petani meninggalkan ladangnya dan bekerja menjadi buruh di pabrik-pabrik. Pada saat itu kaum buruh tidak memakai alas kaki ke pabrik, mereka persis seperti kebiasaan petani ladang yang cekeran. Karena mereka sering cekeran tentu saja pabrik menjadi kotor. Clening service yang bertugas membersihkan sering mengeluh karena banyak pasir yang terbawa ke ruangan. Mereka sering ngomel-ngomel : " Sand All…sand…All…stupid ". Karena pabrik sangat bising, maka terdengarnya menjadi "Sandal jepit". Maka para buruh memakai sandal jepit untuk menghindari omelannya. Sejarah ini pun ini juga masih diragukan faktanya.

Kalau perkembangan di Indonesia, Sandal jepit ini sebenarnya sudah mulai ada dari Jaman Tarumanagara di Bogor, sekitar abad ke 7 . Hal tersebut dibuktikan dengan penemuan batu tulis yang didalamnya ada tulisan/prasasti dan telapak kaki Raja. Telapak kaki tersebut sebenarnya adalah cetakan,untuk membuat sandal raja. Sayang sekali tidak ada keterangan sandal apa yang dibuat. Tetapi yang jelas dari cetakan telapak kaki raja tidak ada tanda kaki raja pecah-pecah (rorombehen), berarti kaki raja sehat dan saya yakin raja sudah pakai sandal.

Tak seorang pun yang mengklaim sebagai penemu sandal jepit. Ini sangat mengherankan, walaupun tidak sebergensi seperti penemuan listrik oleh Thomas Alva Edison, sandal jepit merupakan kebutuhan sehari-hari seperti listrik. Bahkan antara sandal jepit dengan listrik ada hubungan. Kalau anda sedang memperbaiki arus listrik (kabel), harus memakai sandal jepit, kalau tidak memakai anda bisa kesetrum.

Tetapi anda tidak usah heran, soal klaim sandal jepit yang tidak ada yang memgaku sebagai penemunya, karena justru yang lebih mengherankan adalah banyak yang mengaku kehilangan sandal jepit di mesjid. Ini cukup aneh, padahal kalau anda mengaku sebagai penemu sandal jepit, anda akan mendapat rohayati… ehhh…royalty

BACA FULL»

Misteri Bigfoot Melahirkan Anak Manusia

Up 0 komentar
Pada tahun 1880an, di Rusia, satu makhluk perempuan serupa Bigfoot pernah ditangkap hidup-hidup. Ia kemudian hidup di tengah-tengah masyarakat dan melahirkan anak-anak dari manusia. Makhluk ini bernama Zana dan masih menjadi salah satu teka-teki cryptozoology yang membingungkan.

Kisah ini berasal dari wilayah Abkhazia di Georgia, Rusia, dan diceritakan oleh Dmitri Bayanov, seorang hominolog, dalam bukunya yang berjudul "In the Footsteps of the Russian Snowman".

Di wilayah itu, makhluk seperti Zana disebut dengan nama Abnuaaya. Tidak jelas bagaimana Zana bisa ditangkap pada awalnya. Beberapa laporan menyebutkan para pemburu tanpa sengaja bertemu dengannya dan segera menangkapnya. Laporan lain menyebutkan bahwa para penduduk lokal yang memang mengetahui adanya makhluk seperti Zana telah mengirim para pemburu untuk menangkapnya.

Tapi, paling tidak kita mengetahui bahwa Zana benar-benar tertangkap dan akhirnya menjadi milik seorang bangsawan bernama Edgi Genaba.

Bentuk tubuh Zana tidak seperti manusia biasa. Ia memiliki badan yang lebih tinggi dan dipenuhi dengan rambut-rambut berwarna hitam kemerahan yang memenuhi kepala hingga kaki. Ia juga memiliki bahu lebar dan otot yang kekar. Kulitnya berwarna gelap, jari-jari kaki dan tangannya lebih panjang dan besar dibanding manusia pada umumnya.

Zana tidak dapat berbicara. Selama puluhan tahun hidup di tengah manusia, Zana tidak pernah bisa belajar bahasa Abhkaz. Ia hanya mengeluarkan suara-suara keluhan dan menangis ketika sedih atau marah.

Ketika pertama kali ditangkap, para pemburu memberikannya kepada kepala wilayah Zaadan bernama DM Achba. Lalu Achba memberikannya kepada salah seorang pegawainya yang bernama Chelokua. Chelokua kemudian memberikannya kepada Edgi Genaba yang berkunjung ke wilayah itu. Genaba merantai Zana dan membawanya ke desa Tkhina di dekat sungai Mokva, 78 kilometer dari Sukhumi.

Pada mulanya, Genaba menolak memberikannya makan dan hanya mengurung Zana di dalam kerangkeng karena sikapnya yang seperti hewan buas. Namun setelah Zana menunjukkan sikap yang baik, Genaba mulai memberikannya makan. Setelah tiga tahun, Zana menunjukkan sikap yang semakin jinak sehingga Genaba memindahkannya ke tempat yang lebih besar dengan pagar. Setelah beberapa lama, Zana dibiarkan bebas tanpa dikurung.

Setelah dilepas, Zana tidak pernah berusaha melarikan diri.

Bertahun-tahun Zana tinggal di desa itu, ia tidak menunjukkan adanya perubahan berarti pada wajahnya. Giginya masih lengkap dan kekuatannya tidak berkurang. Ia bisa berenang menyeberangi sungai Mokva dengan mudah, bahkan ketika air naik dan arusnya deras.

Penduduk desa juga melaporkan bahwa Zana dengan mudah dapat mengangkat sebuah karung berisi 80 kg tepung dengan mudah. Karena itu, Zana akhirnya dilatih untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan manusia seperti menggiling tepung dan mencari kayu bakar.

Lalu, suatu hari, peristiwa yang tidak disangka terjadi. Zana hamil. Tidak ada satupun pria yang mengakui sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Konon, Zana melahirkan anak-anak dari beberapa pria yang berbeda. Ia melahirkan anak-anaknya tanpa bantuan siapapun dan selalu membersihkan bayinya yang baru lahir di sebuah mata air. Akibatnya, semua bayinya tersebut tidak dapat bertahan hidup dan mati karena terkena air dingin.

Jadi, ketika Zana kembali melahirkan, para penduduk desa yang peduli membawa bayinya pergi dan membesarkannya. Empat bayi dibawa pergi oleh penduduk, dua laki-laki dan dua perempuan. Keempat anak ini berhasil hidup dan bertumbuh seperti manusia pada umumnya.

Memang, keempat anak ini disebut memiliki fisik yang sedikit berbeda dengan manusia pada umumnya, namun mereka tidak mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan penduduk lainnya.

Putra tertuanya bernama Dzhanda dan putra keduanya bernama Khwit. Putri tertuanya bernama Kodzhanar dan putri keduanya bernama Gamasa. Khwit meninggal pada tahun 1954. Sedangkan keturunan-keturunan mereka masih hidup dan tersebar di seluruh wilayah Abkhazia hingga sekarang.

Gamasa dan Khwit memiliki fisik yang kuat. namun penampilan mereka sudah jauh berbeda dari Zana. Sepertinya penampilan fisik dari ayahnya lebih dominan pada mereka berdua. Khwit meninggal pada usia sekitar 65-70 tahun. Ia disebut sebagai seorang yang gampang marah dan sering mengajak berkelahi para penduduk lain. Bahkan tangan kanannya menjadi cacat akibat salah satu perkelahian itu.

Ada rumor yang beredar bahwa ayah Khwit dan Gamasa sebenarnya adalah Edgi Genaba sendiri, namun pada catatan sensus, kedua anak itu diberi nama keluarga Sabekia. Rumor ini mungkin berkembang karena Zana dikuburkan di pekuburan keluarga Genaba dan kedua anak Zana turut dibesarkan oleh istri Genaba.

Pada September 1964, arkeolog VS Orelkin dan Dmitri Bayanov yang tertarik dengan misteri ini berusaha menemukan kembali kuburan Zana. Namun karena semua keturunan klan Genaba telah meninggal, tidak ada yang dapat menunjukkan secara pasti letak kuburan Zana. Para arkeolog tersebut hanya dapat menemukan kuburan Khwit. Tengkorak Khwit lalu dibawa ke Moskow untuk diteliti lebih lanjut.

Antropolog MA Kolodieva membandingkan antara tengkorak Khwit dengan tengkorak pria lainnya yang juga berasal dari Abkhazia dan menemukan perbedaan yang sangat signifikan dalam ukurannya. Lihat foto perbandingan di bawah ini.

Walaupun kisah ini terdokumentasi dengan baik, namun banyak pertanyaan yang masih belum bisa terjawab dengan sempurna.

Apakah Zana berasal dari Species yang sama dengan manusia ?

BACA FULL»

Apakah Sungguh Mendarat Di Bulan?

Up 0 komentar
Tahun 1969, pesawat Apollo 11 berhasil membawa dan menjejakkan manusia untuk pertama kalinya di Bulan. Tentu kita semua masih ingat siapa saja awak dari Apollo 11 itu. Nama Niel Amstrong, Buzz Aldrin, dan Michael Collins mungkin merupakan nama-nama yang sudah tidak asing lagi kita dengar. Ketiga orang itulah para astronot yang dikirimkan oleh NASA dalam misi penerbangan manusia pertamakali ke Bulan dengan Apollo 11. Peristiwa ini tentunya menjadi suatu tolak ukur bagi kemajuan IPTEK kita, dan mungkin kedepannya penjelajahan ke Mars maupun planet lainnya dengan mengirimkan manusia pertama kesana bukan menjadi suatu impian lagi.

Namun sayang, setelah lebih dari tiga dekade terlewati pro kontra masih membayangi peristiwa bersejarah itu. Banyak oknum yang belum sepenuhnya mempercayai bahwa NASA benar-benar mendaratkan manusia ke Bulan dikarenakan beberapa sebab, diantaranya penguasaan teknologi yang belum memadai saat itu,dll. Era tahun 1969 merupakan masa dimana perang dingin antara Uni Soviet dan Amerika belum berakhir. Mungkin karena ambisinya untuk memenangkan perang dingin inilah yang membuat pihak Amerika kemudian membuat suatu "kecurangan" dengan sebuah proyek rekayasanya yang mengambil setting pendaratan di bulan tsb. Satu fakta yang mungkin membuat Amerika "geram" adalah kabar keberhasilan Soviet yang telah mengorbitkan Vostok 1-nya bersama Yuri Gagarin, sebagai manusia pertama yang berhasil melakukan perjalanan ruang angkasa.

Tapi, benarkah misi Pendaratan Apollo 11 di bulan itu memang benar-benar dipalsukan oleh NASA dengan membuat filmnya di Studio?

Pada tanggal 15 Februari 2001,
American Fox TV Network menayangkan sebuah program yang disebut Conspiracy Theory : Did We Land on the Moon? (Teori Konspirasi : Apakah Kita Sungguh Mendarat di Bulan?). Mitch Pileggi, seorang aktor dalam film X-Files memandu acara satu jam ini, menyatakan bahwa NASA telah memalsukan seluruh proyek Apollo ke Bulan dengan membuat filnya di Studio. Namun, mitos ini hanya diyakini sedikit orang di Amerika. Berdasarkan jejak pendapat Time pada tahun 1995 dan Gallup pada tahun 1999, yakni hanya sekitar 6% saja orang Amerika yang meragukan bahwa 12 Astronot telah berjalan di bulan. Ke-6% orang-orang yang meragukan hal itulah yang disebut sebagai penganut teori konspirasi.

Para
penganut Teori Konspirasi diluar Amerika mungkin lebih banyak lagi, menurut taksiranku, saat ini lebih banyak orang yang mempercayai mereka mengenai mitos tentang kepalsuan pendaraatan di Bulan yang dilakukan oleh NASA.CMIIW*

Para penganut teori konspirasi dan orang yang skeptis tentunya mempunyai banyak bukti akan hal ini. Menurut mereka banyak beberapa hal yang aneh pada foto-foto yang dipublikasikan oleh pihak NASA selama misi ke bulan tsb. Diantaranya foto yang memperlihatkan bendera tampak berkibar, padahal di Bulan tidak ada atmosfer dan angin. Mereka juga menunjukkan bahwa dalam semua foto yang seharusnya memperlihatkan para astronot sedang berada di permukaan Bulan yang hampa udara, mereka tidak melihat obyek gambaran bintang-bintang dilangit yang gelap.

Tapi, saya pribadi justru mempercayai bahwa misi Apollo 11 ke bulan itu bukanlah merupakan suatu kebohongan yang selama ini banyak digembar-gemborkan oleh para Skeptisme maupun penganut teori konspirasi .Mengapa?

Mungkin beberapa
penjelasan yang saya uraikan dibawah ini lebih bisa membuka pikiran kita bahwa sebenarnya apa yang selama ini digembar-gemborkan oleh beberapa oknum yang menyatakan bahwa pendaratan Apollo 11 di bulan itu palsu, bisa aku katakan merupakan sebuah tindakan "penyesatan" dan boleh dikatakan "fitnah". Berikut adalah point-point yang sering dipertanyakan di beberapa forum luar menganai berbagai kejanggalan-kejanggalan tsb. Sengaja ditampilkan dalam gaya tanya jawab yang disertakan beberapa gambar untuk lebih mudahkan teman-teman dalam membaca dan mencerna uraian dibawah ini.

X : Penganut Konspirasi
Y : sebagai orang yg mempercayai Apollo 11 benar2 mendarat di Bulan

Point 1. Mana bintangnya?
X : coba lihat pict diatas,mengapa tidak ada bintang pada gambar yang diambil para astronot dari permukaan Bulan. Logikanya tanpa atmosfer otomatis langit Bulan menjadi gelap. Jika demikian tentunya pengamat bisa melihat objek-objek
terang seperti bintang.

Y : Penjelasannya sangat sederhana, film dengan kualitas terbaik pun tidak dapat memperlihatkan secara bersamaan dua objek , yg satu sangat terang (pakaian astronot warna putih yang terkena sinar matahari) dan obyek lain yang redup (bintang). Story Mugrave, seorang astronot yg telah terbang keluar angkasa sebanyak enam kali, mengatakan bahwa ketika ia berada diluar pesawat, dibawah sinar matahari yang terang, ia tidak
dapat melihat bintang-binatang. Namun ketika pesawat berada di dalam bayangan bumi dan matanya dapat beradaptasi dengan lingkungan yg lebih gelap, pada saat itulah dia dapat melihat bintang.

Penjelasan lainnya, pada langit Bumi,
partikel-partikel atmosfer Bumi akan menghamburkan cahaya matahari pada panjang gelombang biru, sehingga langit siang hari pun tampak biru. Berbeda dengan Bulan, yang hampir dapat dikatakan tidak memiliki atmosfer sehingga langit senantiasa gelap, baik siang maupun malam. Jadi, jika kita berada di Bulan, tentunya bintang akan selalu terlihat. Tetapi kenapa tidak terekam dalam gambar yang diambil Apollo? Dalam foto itu, sebenarnya bintang tersebut ada, namun terlalu redup untuk ditangkap kamera. Kamera dan film yang digunakan oleh para astronot disetel untuk mengambil gambar-gambar kegiatan di Bulan. Exposure timenya diatur sedemikian rupa agar dapat merekam kondisi permukaan Bulan yang terang, bukan untuk mengambil gambar objek-objek lemah pada langit latar belakang.

Point 2. Mengapa bayangannya tidak paralel? 
X : Mengapa bayangan astronot dan bagian-bagian peralatan ilmiah di permukaan bulan tidak benar-benar paralel? tidak masuk akal!!

Y : Bayangan itu tidak paralel karena hanya diterangi satu sumber cahaya yg jauh seperti matahari.
Namun, hal itu benar jika kamu berada dipermukaan yang rata dan tidak berefek 3 dimensi. Jika kita mecoba memperlihatkan realitas 3 dimensi pada permukaan yg tidak rata di dalam foto dua dimensi yg memiliki kontras, bayangan jatuh ke arah yg sedikit berbeda.

Point 3. Benderanya dapat berkibar?
X : Mengapa bendera bisa berkibar ditempat yang hampa udara seperti bulan. Logikanya,bendera dapat berkibar apabila ada angin, karena hanya udara yg bergeraklah yg dapat mengibarkan bendera.
Y :
  1. Tidak ada angin di dalamstudio film kecuali jika kipas angin dihidupkan.
  2. Jika ada cukup banyak angin di studio film,sehingga bendera berkibar , angin itu juga pasti menggerakkan debudebu di kaki mereka.
  3. Untuk bisa berkibar, bendera tidak selalu membutuhkan angin. Setidaknya di ruang angkasa hal inilah yang terjadi. Pada kondisi di Bulan, bendera dipancangkan bukan hanya pada tiang vertikal, tapi terdapat juga tiang horizontal yang ditambahkan di bagian atas bendera, sehingga bendera tersebut tampak tergantung dan merentang. Selain itu permukaan Bulan yang keras mempersulit pemancangan tiang bendera, sehingga para astronot harus memutar tiang tersebut maju mundur agar bisa ditanamkan di tanah bulan. Akibat gerakan ini, bendera tersebut berkibar, atau yang sebenarnya lebih tepat jika disebut bergetar. Di Bumi kibaran bendera terjadi beberapa detik dan diperlambat oleh udara, tapi kondisi vakum di Bulan menyebabkan gerakan bendera tersebut tidak akan berhenti karena tidak ada gaya dari luar yang menghentikannya.

Sesungguhnya, bendera yg berkibar itu justru membuktikan bahwa para astronot memang berada di Bulan. Bendera itu bergoyang karena baru saja dipasang. Dan terus bergoyang selama beberapa waktu dengan cara yang tidak biasa karena gravitasi Bulan 1/6 gravitasi Bumi, dan karena tidak ada udara di bulan untuk segera menghentikan gerakan bendera.

Point 4. Mana Kawahnya?
X : Pada foto yang lain, tidak tampak adanya lubang bekas semburan roket (kawah) pada lokasi pendaratan. Untuk roket seukuran Apollo seharusnya semburannya dapat menimbulkan lubang yang besar pada permukaan Bulan. Jadi, bagaimana bisa roket mendarat mulus tanpa membekaskan jejak besar?

Y : Untuk melakukan sebuah pendaratan tentu tidak dilakukan dengan kecepatan tinggi tapi
dengan kecepatan yang diperlambat. Tidak ada satu orangpun yang memarkirkan mobilnya dengan kecepatan 100 km/jam. Hal yang sama berlaku juga pada Apollo 11. Semburan roket memiliki dorongan 5000 kg, tetapi roket tersebut diperlambat sampai sekitar 1500 kg saat mendekati permukaan. Dengan diameter pipa pengeluaran roket sebesar 54 inci (dari Ensiklopedia Astronautica), dan ukuran roket sekitar 2300 inci persegi, semburan roket hanya menimbulkan tekanan sekitar 0.75 kg /inci persegi. Tekanan sebesar ini tidak akan sampai menimbulkan jejak lubang yang besar.

Hasil foto-foto yang diambil di Bulan juga memperlihatkan adanya bayangan yang kurang gelap. Obyek yang seharusnya gelap karena berada dalam daerah bayangan, tetapi dalam foto dapat jelas terlihat, termasuk tulisan di sisi pesawat. Jiika Matahari merupakan satu-satunya sumber cahaya, dan tidak ada udara yang dapat menghamburkan cahaya, seharusnya bayangan yang terjadi sangat gelap. Sebuah persepsi yang salah. Memang ini bukan di Bumi dan cahaya Matahari tidak dapat dihamburkan dalam kondisi hampa udara. Tapi di Bulan masih ada sumber cahaya lain yang berasal dari Bulan sendiri. Debu di Bulan memiliki sifat yang khas: yaitu memantulkan kembali cahaya ke arah sumber cahaya berasal.

Point 5. Transmisi suara tidak ada jedanya sama sekali?

X : Transmisi suara dari bulan ke bumi
kok gak ada jedanya sama sekali, padahal mustinya kira-kira 5 detik, baru samapi ke bumi?

Y : Transmisi audionya sebenarnya ada jedany. Antara suara dari bulan
dan konfirmasi dari bumi tidak ada jeda. Itu jelas karena transkrip tersebut dicatat dari bumi. Contohnya pada potongan transkrip berikut :

1.102:41:12 Duke: Eagle, you've got 30 seconds to P64
2.102:41:19 Aldrin: Roger. (Pause)
3.102:41:27 Duke: Eagle, Houston. Coming up 8:30; you're looking great. (Pause)
4.102:41:35 Armstrong: (Garbled) 64.
5.102:41:37 Duke: We copy. (Long Pause)


Coba liat antara line 1 dan 2, ada 7 detik berlalu setelah mission control (Duke) memberikan informasi sampai terdengar konfirmasi dari Aldrin, waktu yang lebih dari cukup untuk gelombang elektromagnetik merambat ke bulan dan kembali lagi ke bumi. (jarak bumi ke bulan sekitar 360 ribu km, kecepatan cahaya sekitar 300 ribu km/s bolak balik cukup sekitar 2,4 detik saja)

Tapi coba perhatikan hanya ada 2 detik berlalu setelah informasi dari Armstrong dan konfirmasi dari mission control waktu yang juga lebih dari cukup untuk gelombang suara merambat dari speaker mission control ke telinga Duke lalu merambat dari mulut Duke ke mic dihadapannya.

Point 6. Masalah sabuk Radiasi Van Allen (Van Allen Belts)
X : Untuk mencapai bulan , astronot harus melewati Sabuk Radiasi Van Allen, yang bisa meghasilkan jumlah radiasi cukup fatal, bagaimana mungkin mereka dapat selamat?

Y : Radiasi adalah hal yang tidak terlalu diperhatikan NASA sebelum penerbangan pertama, namun mereka
memenginvestasikan jumlah yang cukup besar untuk penelitian ini dan menentukan bahwa resikonya minimal. Apollo memerlukan satu jam untuk melewati sabuk radiasi untuk berangkat dan kembali lagi. Total radiasi yang diterima astronot sekitar satu rem. Orang akan mengalami kesakitan pada radiasi 100-200 rem, dan kematian pada radiasi 300+ rem. Jelas dosisnya memiliki rentang yang sangat jauh untuk dianggap beresiko.

Point 7. Tidak akan pernah ada foto yang berhasil diambil?
X : Tidak akan ada foto yang bisa diambil di bulan, sebab film akan meleleh pada suhu 250°F.
Y : Film yang biasa akan segera meleleh jika di ekspos pada suhu 250°F, bagaimanapun film yang digunakan bukan film biasa, dan tidak pernah diekspos pada temperatur sekian. Astronot Apollo menggunakan film tranparansi khusus yang didisain spesifik, di bawah kontrak NASA, untuk lingkungan yang tidak ramah misal di Bulan. Menurut Kodak, film akan mulai melemah pada 200°F, dan tidak akan meleleh sampai pada suhu 500°F. Kamera juga diproteksi didalam casing spesial yang didisain agar tetap dingin. Situasi di Bulan yg hampa udara sangat berbeda dengan misal di dalam oven. Tanpa konveksi dan konduksi, metode yang mungkin untuk transfer panas hanyalah radiasi. Panas radiaktif bisa dialihkan secara efektif dengan membungkus material menggunakan permukaan reflektif, biasanya material putih. Casing dari kamera sama juga seperti seragam astronot,putih.
Sebenarnya,masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang bermunculan dari pihak Skeptic , namun karena aku rasa terlalu banyak, maka pertanyaan2 yang paling sering ditanyakanlah yang ku ulas.
Namun, ada suatu bukti yang tidak dapat dibantah bahwa manusia benar-benar pernah pergi ke Bulan, yaitu batu-batu bulan yang dibawa dengan berat total 382 Kg, yg telah diperiksa oleh ratusan ahli geologi dari seluruh dunia.
Batuan Bulan yang berhasil dibawa para awak Apollo Batuan-batuan ini memiliki karakteristik yang sama dengan batuan bulan yg ditemukan di pesawat ruang angkasa Rusia tanpa awak. Yang perlu diketahui bahwa batuan bulan itu sangat aneh,diantaranya :
  • 1. Karena hanya mengandung sedikit air
  • 2. (lihat gambar ke-2 batu bulan ) Karena sering terkena sinar kosmis selama jutaan tahun di permukaan bulan yang hampa udara,maka terbentuklah lubang-lubang aneh dipermukaannya.
  • 3. Batuan bulan sangat berbeda dengan batuan bumi, dan tidak dapat dipalsukan denganteknologi terbaru apapun. Untuk menghasilkan batuan bulan palsu , setidaknya kita harus melumatkannya dengan tekanan 1.000 atmosfer dan memanasinya dengan suhu 1.100 derajat celcius selama beberapa tahun. Kemudian, selagi tetap berada dalam tekanan, dinginkan perlahan selama beberapa tahun lagi. Betapa konyolnya NASA jika harus bersusah payah melakukan hal ini semua, betul tidak tidak?

Seharusnya, kita semua tidak sepantasnya
terpengaruh pada berita yg hanya secara sepihak menyoroti perjalanan Neil Armstrong dan Buzz Aldrin dalam menjadi misi pertama ke bulan. Padahal ada beberapa misi yg sudah berhasil mendarat di bulan setelah Armostrong dan Aldrin. Orang terakhir yg berjalan ke bulan adalah Gene Cernan yg melakukan misi bersama astronot Jack Schmitt, 7 - 19 Desember 1972. Ada 6 misi Apollo yg sukses mendarat di Bulan antara 1969 - 1972.

Apollo 11
Astronot: Neill Armstrong, Buzz Aldrin & Michael Collins, 20 - 24 Juli 1969

Apollo 12
Astronot: Alan L.Bean, Pete Conrad Jr, Richard Gordon Jr, 14 - 24 November 1969

Apollo 14
Astronot: Edgar Mitchell, Stuart Roosa, Alan B. Sheperd, 31 Jan - 9 Feb 1971

Apollo 15
Astronot: James B. Irwin, David R. Scott, Alfred Worden, 26 Jul - 7 Aug 1971

Apollo 16
Astronot: Charles M. Duke Jr, Thomas K. Mattingly II, James W. Young, 16 - 27 April 1972

Apollo 17
Astronot: Eugene Cernan, Ronald B. Evans, Harrison H. Schmitt, 7 - 19 Desember 1972

Seandainya pendaratan tersebut memang palsu, apakah NASA begitu ceroboh sehingga meninggalkan banyak bukti untuk diungkapkan? Jika bayangan yang muncul di foto salah, mengapa tidak satupun personel NASA yang menyadarinya? Dan juga, kalau AS memalsukan pendaratan di bulan maka Uni Soviet dengan senang hati mempermalukan rivalnya dengan membongkar kebohongan-kebohongan yang telah mereka perbuat, tapi kenyataannya tidak, bahkan Uni Soviet sendiri hingga sekarang tidak membantah mereka dikalahkan AS dalam perlombaan mendarat di bulan.

Jika dipikir-pikir lagi, NASA telah berulang kali mendaratkan beberapa wahana luar angkasanya seperti misi tanpa awak Probe-nya hingga ke Jupiter dan Spirit-nya ke Mars, jika hanya mendaratkan manusia ke bulan yang jaraknya lebih dekat dari Bumi sepertinya sangatlah mungkin mereka lakukan. Seperti yang saya katakan di paragraf pertama artikel ini,pengiriman manusia ke planet lain, mungkin ke-Mars sepertinya tinggal menunggu waktu saja.

Satu lagi yang harus menjadi bahan renungan kita semua, jika kita tetap meyakini teori konspirasi, sama saja kita tidak menghargai hasil kerja keras jejaring global yang talah melibatkan 400.000 ilmuwan, ahli mesin, pegawai, pengacara, akuntan, teknisi dan petugas perpustakaan yang membantu mewujudkan proyek monumental ini.

Tambahan:

Pada Point 6 diatas sedikit menyinggung sedikit tentang Sabuk Radiasi Van Allen. Bagi teman-teman yang belum tahu apa itu Van Allen Belts,berikut adalahpenjelasannya :
Sabuk Radiasi Van Allen (Van Allen Belts), adalah dua buah sabuk radiasi (atau juga sering dianggap sebagai sebuah sabuk tunggal dengan intensitas bervariasi) yang menggantung pada ketinggian 3000 dan 35.000 km diatas atmosfir Bumi. Keberadaan sabuk ini pertama kali terdeteksi oleh satelit Explorer 1. Satelit yang diluncurkan pada 31 Januari 1958 ini adalah satelit pertama yang berhasil diluncurkan ke orbit oleh Amerika Serikat.

Sabuk ini dinamai menurut nama James A. Van Allen, seorang ahli astrofisika berkebangsaan Amerika yang pertama kali memprediksi keberadaan sabuk ini setelah melakukan interpretasi atas data yang dikirimkan oleh Explorer. Daerah dimana sabuk radiasi ini berada disebut sebagai magnetosfir untuk membedakannya dengan lapisan atmosfir. Partikel pada sabuk radiasi ini berputar sepanjang jalur magnetik Bumi yang membentang diatas katulistiwa ke kutub utara hingga kutub selatan untuk kemudian kembali ke atas garis katulistiwa. Lontaran partikel dari matahari yang terperangkap oleh sabuk radiasi ini inilah yang bertanggung jawab terhadap terjadinya aurora, khususnya aurora borealis (aurora yang terjadi di kutub utara). Sabuk radiasi Van Allen juga berfungsi sebagai semacam tameng pelindung yang mencegah radiasi yang berbahaya agar tidak sampai mencapai Bumi.

Referensi Sumber: 
http://space-01.blogspot.com/
http://badastronomy.com | Moon Base Clavius | Kruszelnicki, Dr.Karl, Great Myth
Conceptions | http://en.wikipedia.org/wiki/Apollo_moon_landing_hoax |dipta|
http://science.nasa.gov/headlines/y2001/ast23feb_2.htm | http://www.live365.com/stations/apollo_11_oda
BACA FULL»